Gandeng Adidas, Arsenal Dapat Untung 2 Kali Lipat

Arsenal dipastikan tidak akan menggunakan jersey Puma lagi karena sudah mengganti sponsor Adidas pada musim depan (Foto: AFP/Alexander Nemenov)

London: Arsenal memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan Puma sebagai sponsor mereka mulai musim 2019–2020. Pada musim itu, The Gunners menggandeng Adidas sebagai sponsor utama klub.

Arsenal menjalin kesepakatan dengan Adidas selama lima tahun. Selama itu, apparel asal Jerman tersebut sepakat memasok dana sebesar 300 juta poundsterling atau sekitar Rp5,9 triliun kepada tim Meriam London itu. Jika dirinci lagi, Arsenal akan menerima 60 juta poundsterling (sekitar Rp1,1 triliun) per tahun dari Adidas.

Menjalin kesepakatan dengan Adidas sebagai sponsor menjadi keuntungan buat Arsenal. Kabarnya, Arsenal menerima keuntungan dua kali lipat dari sponsor sebelumnya, Puma yang sudah digandeng klub sejak 2014.

Baca: Sempat Tertinggal, Persija Bungkam Perseru

Nilai kontrak Arsenal bersama Adidas juga merupakan nilai tertinggi ketiga di dunia sepak bola. Nilai kontrak tertinggi sejauh ini masih dipegang Barcelona. Bekerja sama dengan Nike, El Barca mendapatkan keuntungan sebesar 140 juta poundsterling (sekitar Rp2,7 triliun) per tahun.

Sedangkan nilai kontrak tertinggi kedua dimiliki Manchester United yang juga menggandeng Adidas sebagai sponsor layaknya Arsenal. Red Devils menerima 75 juta poundsterling (Rp1,4 triliun) per tahun dari Adidas.

Menggandeng Adidas sendiri bukan hal pertama buat Arsenal. Sebelumnya, mereka juga pernah bekerja sama dengan apparel terkenal di Jerman itu pada musim 1986 hingga 1994. (The Guardian)

Video: M Fadli Rebut Medali Perak di Balap Sepeda

(ACF)